Melemahnya Nilai Pancasila di Zaman Sekarang ini



     Pancasila merupakan aspek nilai yang harus dipahami dan diterapkan masyarakat sehari-hari karena pancasila sangat penting. Pancasila juga sebagai pedoman yang dimiliki suatu negara sesuai dengan kepribadian bangsa indonesia. Dalam penerapan nilai-nilai yang ada di dalam pancasila setiap masyarakat harus bisa menerapkan suatu yang ada dalam pancasila. Karena ini sesuai dengan kepribadian bangsa indonesia merupakan suatu identitas suatu negara.

     Tapi,sekarng ini banyak masyarakat yang belum bisa menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-harinya. Kenapa bisa begitu ? karena mereka masih saja ada yang melanggar nilai-nialai pancasila baik oknum-oknum tertentu. Hal ini yang menyebabkan nilai pancasila sangat lemah di zaman sekarang. Apabila tidak merapkan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari maka negara kita tidak pernah maju bahkan semakin hancur.

     Contohnya ada saja oknum dari sebuah partai saat melakukan sidang paripurna ada orang yang tidur saat sidang tersebut. Hal ini yang menyebabkan lemahnya nilai pancasila di negara kita ini dan tidak mencerminkan nilai pancasila. Sedangkan seorang nenek mencuri singkong tapi kasusnya dibawa ke pengadilan dan dijerat hukuman. Dimana keadilan di negeri kita ini, yang tidak sesuai dengan sila ke 5.

     Bagaimana negara ini mau berubah, jika generasi mudanya tidak mau berbenah diri. Negara kita akan maju andai saja tidak ada orang-orang yang melanggar nilai pancasila. Yang harus sesuai dengan kepribadian bangsa kita yang sudah ada dalam pancasila. Maka negara kita akan jauh lebih baik jika dimulai dari setiap individu terlebih dahulu dalam penerapan nilai pancasila.

      Sekarang ini, makin banyak oknum-oknum yang terlibat kasus berat. Jika kita saja tidak mau menerapkan dalam kehidupan sehari-hari negara kita tidak akan berubah dan semakin parah. Bila kita tidak mau mulai dari diri kita sendiri untuk membuat negara kita maju. Ayo sekarang kita wujudkan nilai pancasila dalam diri kita siapa lagi kalau tidak mulai dari generasi muda.


sumber: http://www.kompasiana.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar